SIANTAR – PARAPAT Gempa 5,2 SR
PEMATANGSIANTAR - Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) mengatakan, gempa tektonik terjadi di Danau Toba dan sebagian wilayah di Sumatera Utara (Sumut). Namun, menurut warga Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun getaran gempa tidak terasa sama sekali. Salah seorang warga Parapat dan pedagang rokok di tepian Danau Toba, Jonner Silalahi (42) menunjuk Danau Toba yang tenang. Warga mengakui Danau Toba sejak Rabu (1/12) pagi tidak terjadi gempa. Menurut keterangan Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Simalungun, Sunardi, gempa berkekuatan 5,2 SR mengguncang Kecamatan Girsang Sipangan Bolon 1 Desember 2010 pukul 07.50.21 WIB.
Sementara, titik gempa berada pada titik 2,62 LU dan 98,92 BT dengan kedalaman 160 kilomter. Sunardi juga mengatakan, gempa tersebut bukan merupakan gempa yang besar dan tidak ada terasa di wilayah Parapat. Gempa tersebut juga dimungkinkan tidak berpotensi tsunami di Danau Toba.
Namun, walau tidak terasa, warga Parapat juga mengaku cukup panik atas kejadian tersebut. Dapot, salah seorang warga mengatakan, setelah warga mengetahui kejadian tersebut, mereka mengaku cukup panik. Namun, setelah beberapa menit tidak ada getaran sedikit pun, warga pun kembali normal menjalankan aktivitas. "Pagi-pagi tadi warga di sini cukup panik walau hanya mendengar informasi saja. Tapi, ditunggu beberapa menit, mereka kembali normal bekerja karena tidak ada merasakan getaran apa pun," jelas Dapot.
Dia mengaku, dalam sehari ini, warga di beberapa sudut Kota Parapat panas membicarakan gempa tersebut. Katanya, walau tidak ada tanda-tanda berbahaya, namun warga banyak yang khawatir akan adanya gempa setelah ini. "Di sini memang aman. Tapi, banyak juga orang yang khawatir manatau ada gempa susulan," ujar Dapot.
Masih Aman dan Kondusif
Warga Parapat mengaku, keterangan gempa di Danau Toba dari BMG hanya isu belaka. Hal tersebut membuat perantau asal daerah sekitar danau Toba menjadi khawatir. Padahal, warga di sana masih tenang dan aman-aman saja.
"Apa betul di Parapat ada gempa?" Tanya Zura Sinaga dari Jakarta, menanyakan keluarganya di Parapat dan dijawab mamaknya boru Sirait, "Siapa yang bilang ada gempa?. Kami aman-aman saja Inang, dang adong ison gempa (tidak ada gempa di sini)," ujarnya.
Sementara hingga berita ini diturunkan, kondisi Parapat Danau Toba, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, masih aman tenang dan kondusif.
"Kami tidak ada merasakan apa-apa dan ciri-ciri gempa pun tidak seperti yang diberitakan. Hingga saat ini Parapat aman dan kondusif berikut Danau Toba pun dalam keadaan seperti biasa. Jadi jangan terlalu dipolitisir agar tamu yang ingin berkunjung ke Parapat tidak takut," pimpinan UD Gurning Tigaraja, dan juga sesepuh pemuda, Luat Gurning SE saat memberikan komentar.
Hal senada juga disampiakan oleh Humas PT Aqua Farm Nuasantara (PT AN), Jhonson Sidabutar SE, yang kesehariannya selalu berda di atas Danau Toba guna memantau produktifitas PT AN di kawasan perairan Danau Toba Sibaganding (Parapat-Simalungun), Silima Lombu (Tomok-Samosir) dan Sirungkungon (Ajibata-Tobasa). "Hingga kini tidak ada merasakan apa-apa dan suasannya kondusif. Namun demikian apapun imbauan dari Badan Metrologi dan Geofisika, sebaiknya diwaspadai dan umumkan ke publik melalui media masa, kalau deteksi riak gempa itu ada, agar tidak membuat warga gusar, itu saja pinta kita," ujarnya.
Ketika hal ini dikonfirmasi kepada bagian analisis BMG di Medan, Rika Kariani melalui selulernya mengatakan gempa tidak ada. "Gempa itu ada Pak. Hanya saja dapat dirasakan di Gunung Sitoli II-III MMI, Sibolga II-III MMI dan Pakpak Barat I-II MMI, namun demikian coba hubungi Pak Teguh biar datanya lebih akurat," ujarnya.
Sementara Teguh menuliskan, info gempa 5.2 SR, tanggal 1 Desember 2010, pukul 07:50:21 WIB. Lok: 2.26 LU, 98.92 BT (KM Barat daya Prapat-Sumut, dikedalaman 160 Km. Dan Gempa tersebut dapat dirasakan di Pakpak Barat I-II MMI, Sibolga II-III MMI. Gunung Sitoli II-III, tulisnya.
Menanggapi komentar dan informasi BMG dan menganalisa berita dan sms yang beredar, salah seorang pemerhati Pariwisata Ajibata-Parapat, Sahamra SE saat dimintai keterangannya mengatakan, informasi harus jelas dan akurat agar tidak memprofokasi warga dan menimbulkan kecemasan pengunjung Danau Toba.
Camat Girsang Sipangan Bolon, Dra Patresia Ruth Marbun saat dimintai komentarnya mengatakan, apa yang diungkapkan warga Parapat benar. Selain mereka tidak merasakan apa-apa berarti gempanya tidak ada. "Masa gempanya ada di Parapat tapi dirasakan ditempat lain," katanya.






Post a Comment
Silahkan tuliskan komentar anda, blog ini akan Link Back Love ke Blog anda, jgn nyepam ya
Kalau ingin Add Link, silahkan klik Auto Link Love