SIANTAR – Zulkarnain Peluk Cium JR

–  Sebuah kemauan yang menggambarkan betapa dewasanya Bupati-Wakil Bupati Simalungun periode 2005-2010 Drs T Zulkarnain Damanik MM-Pardamean Siregar SP dalam berpolitik. Beda jauh dengan yang terjadi di kotamadya Pematangsiantar. Di Pematangsiantar, Incumbent tidak menunjukkan sikap yang menghargai hasil PEMILUKADA. Sangat disesalkan perilaku pemimpin seperti ini.

Bupati-Wakil Bupati Simalungun periode 2005-2010 Drs T Zulkarnain Damanik MM-Pardamean Siregar SP, menepati janji menghadiri pelantikan Bupati-Wakil Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM-Hj Nuriaty Damanik SH, Kamis (28/10). Bahkan Zulkarnain sempat memeluk dan saling cium pipi dengan JR, usai menandatangani berkas pelantikan di gedung DPRD.

Pelantikan Bupati-Wakil Bupati Simalungun dipimpin Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Gatot Pudjonugroho atas nama Presiden Republik Indonesia. Pelantikan digelar dalam rapat paripurna istimewa DPRD dipimpin Ketua DPRD Simalungun Binton Tindaon SPd didampingi tiga Wakil Ketua. Pengambilan sumpah disaksikan rohaniawan Ephorus Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Pdt Jaharianson Saragih STh serta Kepala Kementerian Agama Kabupaten Simalungun Drs H Muslim Lubis MM.

Hadir dalam acara tersebut beberapa Jenderal TNI di antaranya Letjen TNI Rumolo , Mayjen TNI Subagyo, Mayjen MR Saragih, Brigjen TNI Siswanto, Mayjen Hendarji, Mayjen Sulaiman, dan Mayjen TNI Bambang Subagyo. Hadir juga Dirjen Makanan dan POM Dra Kustantinah dan Dirjen Depkes Dr Ratna Rosita. Juga anggota DPRD-RI Anton Sihombing, Ali Wongso Sinaga, dan Ramadhan Pohan.

Hadir juga anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Irwansyah Damanik, Muspida Plus Kabupaten Simalungun, tiga wakil kepala daerah yakni Wakil Wali Kota , Wakil Bupati Deliserdang, dan Wakil Bupati Batu Bara, serta ratusan pejabat dari berbagai daerah di Provinsi Sumut.

Sidang dibuka Ketua DPRD Binton Tindaon. Selanjutnya Sekretaris Dewan (Sekwan) Prisdar Sitio yang membacakan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Republik Indonesia (Mendagri) Nomor 131.12.764/2010 tentang pengesahan pemberhentian dengan hormat Bupati Simalungun periode 2005-2010 Drs HT Zulkarnain Damanik MM dengan hormat, serta pengesahan pengangkatan DR JR Saragih SH MH menjadi Bupati Simalungun periode 2010-2015. Serta SK Nomor 131.12.765/2010 tentang pengesahan pemberhentian dengan hormat Wakil Bupati Simalungun periode 2005-2010 Pardamean Siregar SH, dan mengangkat Hj Nuriaty Damanik SH menjadi Wakil Bupati Simalungun periode 2010-2015.

Setelah mengambil sumpah/janji bupati dan wakil bupati, Wagubsu dalam sambutannya menyampaikan, pelantikan adalah puncak dari pemilukada untuk mencari pemimpin yang memiliki legimitasi masyarakat.

"Masyarakat menaruh harapan yang besar terhadap bupati dan wakil bupati untuk mewujudkan perubahan menuju masa depan yang lebih baik. Saya yakin, semua calon bupati memiliki kualitas serta komitmen untuk membangun Simalungun, yang dalam pelaksanaannya harus melibatkan partisipasi masyarakat.

"Rakyat menunggu pemimpin untuk meningkatkan fasilitas infrastruktur dan ekonomi. Simalungun potensial untuk daerah pertanian, harus menjadi modal dasar untuk dikembangkan meningkatkan kesejahteraan," kata Wagubsu.

Lebih lanjut Wagubsu menyarankan, program pembangunan yang bernuansa kebangsaan dengan melibatkan generasi muda harus lebih diperbanyak. Memaksimalkan peran generasi muda, lanjutnya, merupakan langkah tepat serta menjauhkan ego sektoral, tetapi mengedepankan kepentingan bernuansa kebangsaan.

Titip 7 Pesan

Wagubsu menitip tujuh pesan kepada JR Saragih dan Nuriaty Damanik dalam menjalankan pemerintahan selama lima tahun ke depan. Pertama, agar membangun kekompakan dan semangat berprestasi dalam bekerja dengan melibatkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang digerakkan secara sinergis dan saling mendukung. Kedua, mengembangkan program yang dapat membangun nuansa kebangsaan dan jati diri masyarakat, khususnya generasi muda. Ketiga, bupati dan wakil bupati harus memrioritaskan pembangunan berbasis kekuatan potensi daerah. Keempat, terus membangun komunikasi dengan rakyat agar dapat mengetahui apa yang diinginkan oleh rakyat. Kelima, mewujudkan penyelenggaran pemerintahan yang baik dan bertanggungjawab. Keenam, kerja sama dengan unsur Muspida dan lembaga legislasi secara proporsional dengan meningkatkan konsultasi dengan pemerintahan lebih tinggi, termasuk provinsi dalam mensinergikan pembangunan sebagai satu keluarga besar Sumatera Utara. Terakhir, pemerintah daerah harus menjaga integritas, taat azas, taat waktu, serta taat prosedur.

"Bekerjalah dengan tulus ikhlas penuh syukur, benar penuh tanggung jawab, bekerja keras penuh semangat dan penuh cinta," kata Wagubsu.

Apresiasi Zulkarnain

Kepada Zulkarnain Damanik dan Pardamean Siregar, Wagubsu menyampaikan apresiasi atas kehadiran serta sikap yang ditunjukkan di hadapan masyarakat Kabupaten Simalungun.

"Sikap serta kehadiran saudara Bupati dan Wakil Bupati akan memberikan contoh serta pembelajaran politik yang baik pada masyarakat Kabupaten Simalungun dalam memandang nuansa demokrasi," katanya.

Tanpa Budaya Simalungun

Kemarin, pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Simalungun ternyata tidak menggunakan ‘embel-embel’ budaya Simalungun, termasuk anggota DPRD yang hadir tidak seorang pun mengenakan pakaian kebesaran yang biasa dipakai pada acara-acara besar etnis Simalungun.


Artikel yang berkaitan dengan

SIANTAR – Zulkarnain Peluk Cium JR


Comments

0 Responses to "SIANTAR – Zulkarnain Peluk Cium JR"

Post a Comment

Silahkan tuliskan komentar anda, blog ini akan Link Back Love ke Blog anda, jgn nyepam ya
Kalau ingin Add Link, silahkan klik Auto Link Love

POPULAR

ZOOM

Info Lowongan Kerja